Sulit Turunkan Berat Badan? Mulailah Kurangi Gula
Rabu, 03 Desember 2014
Banyak orang mengira bahwa karbohidrat dan lemak dalam makanan merupakan biang keladi di balik naiknya berat badan. Padahal, makanan dan minuman yang mengandung gula, termasuk gula alami, adalah sumber kalori yang tak disadari.
Para ahli mengatakan, semua jenis gula, apakah itu gula alami seperti madu atau agave, mau pun gula yang ditambahkan, berbahaya bagi kesehatan karena hanya mengandung kalori saja.
Sedikit pengecualian adalah makanan mengandung gula sekaligus juga memiliki nutrisi bermanfaat. Misalnya saja buah, meski mengandung gula fruktosa tapi juga merupakan sumber vitamin. Sementara itu susu memiliki gula laktosa namun merupakan sumber protein dan kalsium.
"Jika pemanis itu juga mengandung vitamin dan nutrisi yang diperlukan tubuh kita, kita tak perlu mengkhawatirkan," kata Libby Mills, pakar diet dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.
Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Obesity Society disebutkan, jumlah gula tambahan yang kita konsumsi telah meningkat 30 persen dalam satu dekade terakhir.
Read More...
Para ahli mengatakan, semua jenis gula, apakah itu gula alami seperti madu atau agave, mau pun gula yang ditambahkan, berbahaya bagi kesehatan karena hanya mengandung kalori saja.
Sedikit pengecualian adalah makanan mengandung gula sekaligus juga memiliki nutrisi bermanfaat. Misalnya saja buah, meski mengandung gula fruktosa tapi juga merupakan sumber vitamin. Sementara itu susu memiliki gula laktosa namun merupakan sumber protein dan kalsium.
"Jika pemanis itu juga mengandung vitamin dan nutrisi yang diperlukan tubuh kita, kita tak perlu mengkhawatirkan," kata Libby Mills, pakar diet dan juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.
Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Obesity Society disebutkan, jumlah gula tambahan yang kita konsumsi telah meningkat 30 persen dalam satu dekade terakhir.


